POETRY OF THE WEEK
SAJAK NESTAPA
Jilid I
Eko “Suklowor” Wibowo
******
Kutarik napas panjang
Kemudian kulepas lagi
Begitu berulang-ulang
Namun tak kunjung jua
Kutemukan iba tertarik padaku
Mungkin dia lupa
Atau terlalu asik dengan kelana
Mungkin dia buta
Atau sibuk alpha
Mungkin juga dia tuli simpati
Hingga tak mau mampir kesini
Padahal…
Sudah kusiapkan hidangan istimewa kesukaannya
Roti kepala, teh manis juga daging angsa
Namun yang justru mampir
Hanya sengsara
Menggelitik relung hati
Hingga aku tak henti tertawa
Bukankah seharusnya kau menangis ?
Tanya sadar padaku
Seperti orang-orang diujung sana
Yang selalu melaksanakan
Ritual upacara
Penyambutan duka
Biar terlihat lebih nestapa
Entahlah, jawab fikir
Mungkin raga telah kering
Hingga mata air, mati tak lagi mengalir.
*****
Yogyakarta, 22 Maret 2009
POETRY OF THE WEEK
SAKURA MUSIM SEMI
Poet By Eko “Suklowor” Wibowo
Untuk Sahabatku : Mbak Tri Setyani
Semilir Angin Masih Kurasakan
Dingin mengalir di antara tetulang
Pasir berdesir perasaan
Melambai tangan-tangan mungil
Seperti melepas kekasih menuju perantauan
Biduk kita meluncur perlahan
Diiringi tarian riak jernih gelombang
Cita-cita membumbung ke awan
Mengharu biru samudra hakekat tujuan
Namun tak kusangka
Sungai ini bercabang dua
Menjelma lidah kobra racun berbisa
Yang tak jua tawar nurani rasa
Lantak retak seribu khayal
Kebersamaan yang kita bangun bersama
Sahabat, tawa candamu
Mungkin takkan terdengar lagi
Ibarat aura jingga di ujung cakrawala
Terbenam hingga tak berujud rupa
Namun dihati masih tetap terpatri
Ribuan memori indah
Merekah sakura musim semi
Apa yang hendak kita perbuat atas takdir-Nya
Mungkin hanya sekelumit do’a
Semoga sukses dalam asa dan cita
Bukan disini,
Tapi ditempat yang lebih sempurna
Sekenario indah
Dalam tabir sang maha Adil
Akan segera tersibak disana
Yogyakarta, 25 s/d 27 April 2009
POETRY OF THE WEEK
BURUNG HANTU
Poet by Eko “Suklowor” Wibowo
***
Seperti biasa malam ini
Sekelabu bulu-bulumu
Nanar purnama tak mampu
Mengalahkan tajam matamu
Membuat ular dan tikus trauma sadismu
Meski kau mencoba menyembunyikan
Kejammu di balik rapuh dahan kayu
Namun kabar itu tak urung sampai di telingaku
Kau yang biasa mencabik hasrat
Mengelupas kulit harap
Tak jua insaf meski dingin hujan ratap
Membasahi tubuh senjamu
Sebelum sekarat
***
Yogyakarta, 27 Maret 2009
POETRY OF THE WEEK
SALJU
Poet by Eko “Suklowor” Wibowo
****
Seputih hati bidadari
Saat kau sapa hatiku
Hingga membeku
****
Yogyakarta, 26 Maret 2009
POETRY OF THE WEEK
MELODI CINTA KALA SENJA
Poet By Eko “Suklowor” Wibodo
*****
Ingin kukayuh pedal sepeda sekencang-kencangnya
Melintasi kerikil tajam rel kereta
Terdengar melodi nafasku kembang kempis
Sekeras suara ban mendesis kempis
Mengaburkan pandanganku pada Argolawu yang manis
*****
Yogyakarta, 26 Maret 2009
POETRY OF THE WEEK
CAHAYA
Poet By Eko “Suklowor” Wibowo
Tetap tuntun aku dalam gelap
Meski pekat telah sirna
Dalam gumpalan cahaya
Bependar oleh lilin
Yang kau nyalakan samar
=======
Yogyakarta, 22 Maret 2009
POETRY OF THE WEEK
LIDAH API
Poet By Eko “Suklowor” Wibowo
Kami duduk berenam
Mengitari api unggun…
Anehnya hanya kemeretak
Ruang api yang terdengar
Mengiringi lamunan masing-masing kami
Sekali waktu kami hanya
Saling mencuri pandang
Mencoba menelisik relung ruang hati
Siapa tahu masih tersisa cinta
Dan bukan benci semata
Bukannya kami tidak ingin saling bicara
Atau memulai pembicaraan
Namun fikiran kami terlalu sibuk
Dengan kata yang tak sempat
Terpahat lidah pada dinding-dinding angin
Yang mulai membeku
Kami juga heran
Kenapa lidah ini menjadi malas bersilat
Padahal sebelumnya tak pernah henti
Menusuk karang,
Membelah kebenaran,
Menghujam keniscayaan
Apakah cahaya itu telah menyilaukan kami
Aku tidak tahu
Ataukah jilatan lidah api
Telah mengalahkan pamor
Sembilan lekuk lidah kami
Entahlah…
Yang berkecamuk sekarang
Hanyalah…
Siapa yang lebih dulu
Menghujamkan lidahnya
Pada relung hati diantara kami
Hingga hanya tersisa satu saja…
Dan pastinya
Yang akan tersisa itu
bukanlah kami berenam
======
Yogyakarta, 15 Maret 2009
POETRY OF THE WEEK
KOSONG
Poet by Eko “Suklowor” Wibowo
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
======
Yogyakarta, 15 Maret 2009
INGIN TAHU ARTI PUISI INI SILAHKAN KLIK DI SINI…
POETRY OF THE WEEK
SERULING RASA
Poet by Eko “Suklowor” Wibowo
Tiuplah seruling rasamu
Hanya untukku
Agar aku bisa membenamkan hatiku
Dalam cakrawala wajahmu…
Mengumpulkan lagi scuel-scuel nada
Pelengkap orkestra cinta
Tersirat dalam partitur tulus jiwa
Akan ku petik harpa harapku
Sebagai pengiringnya
Hingga tercipta harmoni abadi
Berbingkai keabadian sejati
Yang tulus dan suci…
=====
Ngawi, 9 Maret 2009
POETRY OF THE WEEK
KECUPAN SAYANG
Poet by Eko “Suklowor” Wibowo
Ingin ku tinggalkan
Bekas kasih sayang dikeningmu
Supaya kau takkan lupa
Akan Perjalanan kita
Menyusuri waktu nan renta.
=======
Yogyakarta, 1 Maret 2008