POETRY OF THE WEEK
TELAT TOBAT
Poet By Eko “Suklowor” Wibowo
!!!
Dalam hitungan seribu bulan
Purnama baru akan mampir
Menasehatimu tentang getir
Menyindirmu nyinyir
Sampai egomu hancur
Tersambar petir
Dan kau baru akan sadar
Setelah semua berakhir
!!!
Yogyakarta, 10 Juli 2009
POETRY OF THE WEEK
BURUNG HANTU
Poet by Eko “Suklowor” Wibowo
***
Seperti biasa malam ini
Sekelabu bulu-bulumu
Nanar purnama tak mampu
Mengalahkan tajam matamu
Membuat ular dan tikus trauma sadismu
Meski kau mencoba menyembunyikan
Kejammu di balik rapuh dahan kayu
Namun kabar itu tak urung sampai di telingaku
Kau yang biasa mencabik hasrat
Mengelupas kulit harap
Tak jua insaf meski dingin hujan ratap
Membasahi tubuh senjamu
Sebelum sekarat
***
Yogyakarta, 27 Maret 2009
POETRY OF THE WEEK
MELODI CINTA KALA SENJA
Poet By Eko “Suklowor” Wibodo
*****
Ingin kukayuh pedal sepeda sekencang-kencangnya
Melintasi kerikil tajam rel kereta
Terdengar melodi nafasku kembang kempis
Sekeras suara ban mendesis kempis
Mengaburkan pandanganku pada Argolawu yang manis
*****
Yogyakarta, 26 Maret 2009
POETRY OF THE WEEK
SERULING RASA
Poet by Eko “Suklowor” Wibowo
Tiuplah seruling rasamu
Hanya untukku
Agar aku bisa membenamkan hatiku
Dalam cakrawala wajahmu…
Mengumpulkan lagi scuel-scuel nada
Pelengkap orkestra cinta
Tersirat dalam partitur tulus jiwa
Akan ku petik harpa harapku
Sebagai pengiringnya
Hingga tercipta harmoni abadi
Berbingkai keabadian sejati
Yang tulus dan suci…
=====
Ngawi, 9 Maret 2009
POETRY OF THE WEEK
AKU DAN DIRIMU DIMALAM ITU
Poet by Eko “Suklowor” Wibowo
Aku tak tahu
Malam ini milikku
atau milikmu…
Aku juga tak tahu
Bintang itu berkerling untukku
Atau untukmu…
Yang jelas aku tahu
Bulan malu melihatku
Dan buruburu bersembunyi
Dibalik awan itu…
=====
Yogyakarta, 20 Februari 2009
POETRY OF THE WEEK
KESOMBONGAN
Poet by Eko “Suklowor” Wibowo
Bosan aku berada di awangawang
Meski kaki berada
Di Lumpur hitam
Indahnya langit
Putihnya awan
Yang dulu ku idamkan
Ternyata tak mampu lagi kurengkuh
Kadang aku ingin berlari saja
Menuruni lebah curam
Atau ilalang melintang
Disana mungkin kutemukan teman
Sekedar cacing gelang
Atau tikus curut
Yang mungkin masih mau
Mendengar kata dan bujukku
Akan hitamnya rerumputan
Atau remang kunang-kunang
Jiwa-jiwa tiada
Hati hampa
Aku hanya tinggal
Memandang bintang
Seperti lilin menunggu padam
Padam oleh tubuh
Yang terbakar kesombongan.
======()======
Yogyakarta, 21 Januari 2009
POETRY OF THE WEEK
LANGGAM ASMORONDONO
Poet By Eko “Suklowor” Wibowo
Gegaraning wong akrami
Dudu bondo, dudu rupo
Amung ati pawitane
Kau diam sesaat
Lalu tetap berlalu
Membawa hatiku pilu
===%%===
Yogyakarta, 18 Januari 2009
POETRY OF THE WEEK
ini adalah episode terakhir 8 puisi tentang embun.. trimakasih
EMBUN 8
Poet By Eko “Suklowor” Wibowo
Aku tak kuasa mendengar
Ratapan embun pada daunnya
Seketika kututup lagi jendela
Dan kutemukan diriku
Menjelma uap air yang menempel dikacanya
====&&&&====
Yogyakarta, 23 November 2008
POETRY OF THE WEEK
EMBUN 5
Akhirnya kutemukan juga daunku
Setelah hampir putus asa
Tersaruk-saruk desak pohon
Tersaruk-saruk tampar ranting
Menyibak ilalang dan belukar
Akhirnya ku temukan juga dia
Aku pegang tanpa mau terlepas
Aku dekap dengan segenap kehangatan tersisa
Meski sepertinya dia peduli hampa
===***===
Yogyakarta, 23 November 2008
POETRY OF THE WEEK
EMBUN 1
Poet By Eko “Suklowor” Wibowo
Hanya ku temukan embun pagi
Saat ku buka jendela ini
Yang menempel sendiri
Menggantung pada selembar daun
Entah kuat berapa lama
Tangan ini memegang ujung daun ini
Entah berapa kali lagi
Tiupan bayu melepaskan genggamannya
Kemudian jatuh bumi kering tandus
Terhisap habis tanah rakus
Atau berapa lama dia tahan
Dihisap panas terik surya
Menguapkannya lenyap tak bersisa.
===888====
Jogjakarta, 23 November 2008